Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kalkulator IMT Balita & Bayi (0-60 Bulan) - Cek Status Gizi

Selamat datang di Kalkulator IMT Balita (0-60 Bulan).

Memantau status gizi bayi dan balita di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah kunci untuk mencegah gangguan tumbuh kembang, termasuk faltering growth (gagal tumbuh) dan stunting. Sering kali Ayah dan Bunda merasa cemas saat berat badan si kecil seret, lalu bertanya, "Apakah berat dan tinggi badan bayi saya sudah ideal?"

Melalui alat interaktif ini, Anda dapat mengecek status antropometri si kecil secara instan menggunakan indikator Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Sistem kami secara otomatis menghitung Z-score yang ekuivalen dengan kurva pertumbuhan WHO pada Buku KIA atau KMS di Posyandu, serta mengacu penuh pada pedoman resmi Kemenkes RI.

"Jadikan pengukuran Z-score ini sebagai deteksi dini. Memastikan nutrisi si kecil tetap di jalur hijau adalah investasi terbaik untuk kecerdasan masa depannya."

💡 Tips Gizimind: Apakah Bunda saat ini juga sedang mengandung calon adik bayi? Jangan lupa untuk memastikan kenaikan berat badan kehamilan Bunda berada di jalur yang aman. Cek sekarang menggunakan Kalkulator IMT Ibu Hamil & Berat Badan Ideal (BBI).

Cek Status Gizi Balita & Bayi

Kalkulator berat badan ideal balita (0-60 bulan) berbasis Z-score WHO.

-- ATAU --

💡 Tips Gizimind: Khusus bagi Bunda yang masih memberikan ASI, kualitas gizi si kecil sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi Bunda. Pastikan target energi harian Bunda terpenuhi dengan mengeceknya di Kalkulator Kebutuhan Kalori Harian kami.


Tanya Jawab Seputar Status Gizi Balita (FAQ)

1. Apakah hasil kalkulator IMT/U ini sama dengan grafik pertumbuhan WHO di Buku KIA?

Ya, sangat presisi. Kalkulator ini menggunakan algoritma Z-score standar WHO yang juga diadaptasi resmi dalam Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) serta standar antropometri Kemenkes RI. Anda bisa menggunakan alat ini sebagai panduan awal sebelum jadwal Posyandu bulanan tiba.

2. Bagaimana cara membaca indikasi awal stunting pada bayi?

Deteksi dini stunting tidak hanya melihat tinggi badan. Stunting sering bermula dari kondisi weight faltering atau berat badan yang terus-menerus seret. Jika hasil kalkulator ini konsisten menunjukkan "Gizi Kurang" (-2 SD hingga -3 SD) selama beberapa bulan, ada risiko tinggi bayi mengalami perlambatan pertumbuhan linier (stunting).

3. Kapan saya harus membawa si kecil ke dokter spesialis anak (DSA)?

Segera jadwalkan konsultasi ke dokter spesialis anak jika hasil evaluasi Z-score berada pada "Gizi Buruk" (< -3 SD) atau jika balita berada di kategori "Gizi Kurang" namun disertai penolakan makan drastis (GTM), riwayat penyakit infeksi berulang, atau penurunan berat badan yang ekstrem.